1. BISNIS.

Pertanyaan pertama yang akan muncul dari sebagian besar orang kemungkinan adalah”Mengapa Network-Centric Computing (NC)?” baru kemudian muncul pertanyan yang sifatnya akan lebih teknis, seperti “Apakah NC?” dsb. Tulisan ini akan membahas secara garis besar dari sisi pemakai khususnya untuk di arahkan ke aplikasi bisnis & bagaimana dunia usaha dapat diuntungkan dengan adanya NC.

Ada beberapa argumentasi yang berkembang yang mendukung terbentuknya konsep Network Computing (NC) ini. Beberapa diantaranya adalah:

  • Dunia bisnis membutuhkan informasi dari banyak sumber (artinya dibutuhkan sebuah jaringan komputer untuk melakukan hal ini secara effisien).
  • Distributed computing yang berkembang akhir-akhir ini ternyata menyebabkan manajemen sebuah system informasi menjadi sangat mahal & sulit di atur (di manage).
  • End user & PCs yang ternyata akan mengatur network.
  • PC pada awalnya tidak di rancang untuk jaringan komputer.
  • Internet telah mengubah konsep komputing secara drastis.
  • Konsep yang baru di bidang komputerisasi diperlukan untuk solusi desktop yang baru.

Di dorong oleh keperluan didunia bisnis, berbagai perusahaan telah banyak mengimplementasikan enterprise-wide networks, yang mengkaitkan PCs, legacy equipments, seperti IBM mainframes, dan peralatan komunikasi pada kecepatan tinggi. Berbagai perusahaan telah bergeser dari sistem tradisional host/slave environment yang menggunakan  mainframe ke distributed client/server yang menyebabkan computing power tersebar di seluruh perusahaan. Dan kini, dengan keberadaan Internet telah membuka kemungkinan bagi orang dalam perusahaan mengakses berbagai informasi di seluruh dunia.

Mengoperasi jaringan dengan berbagai revisi & upgrade merupakan hal yang sangat sulit dilakukan & mahal. Hasil survey oleh Forrester Research dari CIO  Fortune 500 companies menunjukan bahwa hanya 18% dari proyek untuk implementasi client/server yang berhasil tepat waktu & tepat pendanaan / budget. Hal ini menyebabkan dunia bisnis saat ini mencari cara untuk memperoleh alternatif jaringan komputer yang memenuhi empat (4) syarat utama yaitu:

  • Aman (Secure).
  • Powerfull.
  • Userfriendly.
  • Biaya yang effisien.

Berdasarkan kriteria yang sederhana di atas akhirnya para pakar mulai mendefinisikan sebuah set teknologi untuk menggantikan model client/server yang banyak di anut sekarang. Model network-centric computing menggunakan teknologi internet menjadi dasar bagi strategi banyak perusahaan, pada saat mereka membelokannya ke solusi open, standard-based untuk membangun & memperkaya jaringan internal mereka, yang kemudian dikenal sebagai intranet.

 

Perbankanimplementasi jaringan komputer sekarang di implementasikan di dunia perbankan. Segala aktifitas perbankan sekarang menggunakan jaringan komputer untuk mempermudah segala transakasi, seperti pelayanan electronic transaction / e-banking melalui ATM, phone banking dan Internet banking dan lain sebagainya. Itu semua bermanfaat untuk efisiensi waktu, misalnya adalah ATM (Automatic Teller Machine), kita tidak perlu datang ke Bank untuk mengambil uang tetapi hanya dengan ATM kita
dapat mengambil uang yang kita inginkan dimana saja, bukan hanya mengambil uang, membayar telepon, listrik, kartu kredit maupun cicilan kendaraan bermotor pun dapat di lakukan dengan mudah.

 

3.  implementasi jaringan komputer di rumah

Seiring dengan peningkatan tingkat kejahatan perampokan dan kriminalitas di Indonesia, khususnya di area kompleks perumahan membuat para pemilik rumah tidak tenang. Pemilik rumah dituntut untuk lebih waspada dan ekstra hati-hati dikarenakan sistem keamanannya yang masih konvensional. Tugas akhir ini dibuat dengan tujuan membuat Distributed Applications Human Machine Interface (HMI) menggunakan Wonderware InTouch 9.0 pada suatu jaringan komputer untuk dapat mengontrol atau memonitor PLC pada sistem keamanan kompleks perumahan. Distributed applications Human Machine Interface (HMI) dalam tugas akhir ini menggunakan Wonderware InTouch 9.0 yang di-development oleh server kemudian didistribusikan ke client termasuk didalamnya; database, security, trends dan alarm. HMI tersebut diaplikasikan pada Miniatur Sistem Keamanan Kompleks Perumahan. Miniatur kompleks perumahan terdiri dari perangkat-perangkat switch sebagai tombol emergency, stepper motor sebagai gate, proximity inductance switch sensor, LED sebagai lampu jalan. Miniatur ini dikontrol oleh HMI pada jaringan komputer dengan memberikan perintah melalui jaringan Programmable Logic Controller (PLC). Jaringan komputer server-client yang digunakan berskala Local Area Network (LAN). Pengujian waktu menggunakan kabel RS485 sepanjang 20 meter berkisar 2,585 detik untuk menyalakan lampu dan 13,441 detik untuk membuka gate. Pengujian waktu respon emergency alarm berkisar 10,931 detik.

 

4. User Mobile.

Komputasi bergerak (mobile computing) merupakan paradigma baru penggunaan komputer, dimana para pemakai akhir (end-user) menjalankan aplikasi dengan skenario yang berbeda-beda dalam keadaan bergerak (mobile). Telepon seluler merupakan contoh yang paling populer pada saat ini, disamping wearable computing.

Dalam hal ini dijelaskan bahwa Mark Weiser memperkenalkan istilah ubiquitous computing pada awal tahun 1990, yang mengacu pada penggunaan teknologi cerdas dalam skala kecil (intelligent small-scale technology) yang tertanam dalam lingkungan fisik yang menyediakan layanan yang berguna bagi orang-orang tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Dengan teknologi ini, orang dapat mengakses berbagai aplikasi dan layanan selama tersedia jaringan setiap saat dan setiap waktu. Ubiquitous computing adalah metode untuk meningkatkan penggunaan komputer dengan cara membuat banyak komputer tersedia di seluruh lingkungan fisik, namun secara efektif tidak terlihat oleh pemakai.