1. Thai Village, Sharksfin Restaurant Sona Topas Tower, Lantai 21, Jl Jend. Sudirman Kav.26

Penggila sirip ikan hiu pasti puas! Sirip ikan hiunya dihidangkan cukup besar, tidak diiris-iris seperti di restoran lain, disajikan dalam bentuk sop kuah kental, dicampur dengan kepiting, irisan cumi, ayam, kecambah besar serta daun ketumbar sebagai penyedap aroma. Ada dua jenis pilihan sambal, ada yang ala China yaitu cabe dirajang plus kecap asin atau sambal ala Thai yang berwarna hijau muda dan berasa asem banget.

2. Restoran Kyoka Bapindo Plaza Lantai 27, Jl Jend. Sudirman

Menu unggulan adalah kaiseki ala raja Jepang tempo doeloe. Sebagai minuman pendamping, bukan sake, tetapi shochu yang terbuat dari ubi fermentasi. Yang perlu diingat, penikmat hidangan kaiseki, harus meluangkan waktu cukup panjang, karenahidangan fine dining ini memakan waktu hingga empat jam untuk dinikmati. Selain kaiseki, maguro sushi (ikan tuna), toro sushi (ikan toro), California Roll (nasi sushi ikan dibungkus rumput laut kering) dan chirasi sushi yang menggunakan ikura ( telur ikan salmon) menjadi favorit pencicip yang mampir ke restoran ini.

3. Restoran Paparazzi Plaza Indonesia, Lantai Dasar

Sepintas gaya dan konsep restoran ini, tak jauh beda dengan restoran Paprazzi di Kuta, Bali, yang mengarah pada konsep modern Australia. Menunya, khas restoran di kawasan Sydney dan Melbourne, seperti risotto, steik dari beef tenderloin, portable mushroom risotto-grana- truffle oil, yakni nasi tim butiran besar khas Italia yang dihiasi dengan lembaran keju, atau mencicipi menu unggulan, parmesan crusted sole (ikan sebelah) yang dihidangkan bersama masakan daun bayam dan saus lemon. Jika doyan makanan pembuka jenis kuah atau krem, bisa pilih lobster isque fresh musselscrusty bread.

4. Restoran Takigawa Jl Panglima Polim X No 10P, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Penikmat kuliner yang selain ingin menikmati masakan khas Jepang juga ingin menikmati suasana musim gugur di Jepang, boleh mencoba restoran ini. Menu andalannya adalah kamameshi, nasi bakar Jepang yang berkerak. Beras Jepang yang dimasak dengan air kaldu ikan selama 20 menit diberi bubuk cabai kering Jepang, sehingga beraroma dan rasa yang kuat. Nasi dimasak dalam wadah yang terbuat dari aluminium yang dipesan langsung dari Jepang. Tambahan lain dalam kamameshi dapat pula berupa gomoku (salmon, scallop, udang ayam), tori (ayam, telur), takigawa (belut, kepiting, udang, salmon, scallop, ayam) atau unagi (belut). Menu unggulan lainnya, kushiyaki (sate Jepang) yang proses pembakarannya diberi sake sehingga aroma dan rasanya menjadi gurih. Atau boleh dicoba fhusion sushi roll, nigiri sushi serta sashimi. Jangan lewatkan makanan pembukanya, wakame salad.

5. Warung Bakudapa Bali Splash Area, Kemang, Jakarta

Penggemar makanan khas Manado bisa berburu ke warung modern ini. Beberapa menu, seperti sop buntut, dendeng balado, nasi campur, bubur manado sampai tempe penyet boleh dicoba. Sop buntut Bakudapa menjadi sop buntut favorit di Bali. Lho…kok…di Bali??? Memang, warung ini merupakan cabang Bakudapa yang di Bali.. Sambalnya, yang disebut sambel mata lumayan ‘menantang’, Cabe, bawang merah dan bumbu lain tidak diulek, tapi dicacah. Jadilah, sambel mentah yang gurih.

6. Burger Blenger Jl Lamandau IV, Kebayoran Baru, Jaksel Burger dan hot dog

di kedai ini tampil dalam porsi besar dan olesan mayonnaise yang terbilang royal.. Di kedai ini cuma ada empat menu makanan, yaitu cheese burger, beef burger serta chili dog dan cheesy dog, kedua terahir ini merupakan aplikasi resep dari Jerman. Menu andalannya adalah cheese burger, satu porsi cheese burger ala Burger Blenger ini memang benar-benar bikin mblenger kekenyangan. Selain ukurannya heboh, sayuran dalam cheese burger ini tampak agak berbeda, timunnya adalah kyuri atau timun Jepang segar, bukan timun yang diasinkan, selada air atau selada keriting diganti dengan letuce, sehingga jika digigit lebih crispy.

7. Restoran Excito Hotel Spark

Buat pecinta sea food, restoran ini menjanjikan sesuatu yang baru dan segar, yaitu appetizer sea food. Dari 70 item makanan dalam daftar menu, 90% nya merupakan sea food yang dihidangkan dengan penyajian konsep Barat lewat paket buffet dinner. Menu pembuka yang wajib dicoba, smoked salmon, sea food lobster dan sea food kepiting yang semuanya diolah ala rebus agar kandungan gizinya tidak berkurang dan tentu saja terlihat lebih segar.

8. Lara Djonggrang Jl Cik Di Tiro No. 4, Menteng, Jakarta Pusat

Ingin mencoba pengalaman menyantap hidangan yang konon pernah disantap Raja Hayam Wuruk? Menurut siempunya restoran, Raja Hayam Wuruk yang memerintah Kerajaan Majapahit, melakukan ekspedisi menyusuri tempat-tempat di tanah air selama 10 bulan dan selama itu menikmati perpaduan hidangan “inggil” kerajaan dengan masakan khas masyarakat di tempat-tempat yang disinggahi. Hidangan tersebut kini tersaji di Lara Djonggrang, restoran yang didesain mirip museum ini, membuat penggemar kuliner seolah-olah berada di awal abad ke-14. Merujuk ke buku menu dengan ukuran besar dan berat, sebagai hidangan pembuka, Udang Swarloka, bola udang renyah yang disajikan di wadah unik berbentuk kerang merupakan menu spesial yang harus dicoba. Sedangkan menu utama berupa hidangan laut, sebut saja, Pasar Ikan Nelayan Kampong Tugu yang merupakan campuran hidangan laut segar bakar atau rebus, seperti udang, cumi, kerang dan kepiting.. Juga, ada Rajungan Bumbu Rujak khas Tuban, Kare Udang Kipas khas Kepulauan Seribu atau Kerang Hijau Saos Rendang khas pesisir Padang. Sambal yang menemani hidangan ini, bisa dicoba sambal terasi, sambal matah khas Bali atau sambal lombok ijo. Yang tak kalah unik adalah beragam nasi dari seluruh nusantara yang kini nyaris terlupakan. Ada nasi dengan masakan khas masyarakat di tempat-tempat yang disinggahi. Hidangan brongkos khas Demak, nasi merah, nasi kunyit dan nasi jagung. Nasi jagung di restoran ini, tidak seperti layaknya nasi jagung khas Madura yang menggunakan jagung keras, tetapi menggunakan beras pulen yang dicampur butiran jagung rebus yang empuk.

9. Penangbistro Kebon Sirih Raya, Jakarta

Untuk penggemar masakan khas negeri jiran Malaysia, restoran ini bisa menjadi salah satu pilihan. Dengan interior bernuansa modern kontemporer, Penangbistro menyajikan masakan khas daerah Penang, yang terkenal dengan paduan cita rasa empat budaya, yaitu Malaysia, China, India dan Portugis. Tak heran, jika dalam daftar menunya bisa didapatkan, roti canai chicken curry ala India, sea food steamed ikan garoupa otak-otak, mango chicken, nasi lemak penang, prawn mie, sate ala Malaysia, kerabu ebi mangga,Malay seafood mie, atau nasi nyonya yang gurih lengkap dengan kare ayam dan sambal ikan bilis. Sebagai hidangan pembuka, ada penang rojak atau salad khas Penang, sedangkan menu penutupnya, ada pulut hitam dengan es krim.

10. Restoran Dante Jl Dharmawangsa Raya, Jaksel

Jika kebetulan Anda doyan dengan masakan oriental, bisa memilih menu andalan berupa kwetiauw atau nasi siram sapi lada hitam, nasi ayam canton, mie goreng ala Hongkong, nasi goreng yong chow dan aneka dim sum. Sedangkan minuman andalan restoran ini adalah minuman serba madu yang disebut flavour hony, dimana semua aneka jus menggunakan pemanis madu, sehingga rasanya lebih enak.

11. Restoran Tofu Dharmawangsa Square, Jakarta

Restoran serba tahu! Maksudnya bukan serba mengetahui, tetapi tahu yang umumnya diolah menjadi penganan seperti tahu pong, tahu isi atau pepes tahu. Menu favorit, tofu meteor, berasal dari tahu, udang dan ayam yang dilumatkan dan dibumbui, lumatan itu lalu dibungkus dengan kulit lumpia dan digoreng, terus dihidangkan dalam tatanan yang mirip kobaran api layaknya meteor.. Lainnya? Ada hot pot tofu and crab meat, menu ini disajikan dalam mangkuk yang dibakar dan berisi daging kepiting, udang, jamur, ikan dan sayur dengan kuah kental. Ada lagi, mapo dou fu, tahu pedas dengan taburan daging cincang dicampur dengan bawang Bombay, jamur dan cabai merah, rasanya spicy. Serta, claypot tofu garlic and spinach, prawn tofu soup dan stirfried beef with tofu. Hidangan pembukanya boleh dicoba silken tofu salad, sedangkan penutupnya blue smoothies, minuman yang beraroma kulit jeruk, dengan bahan sari tahu sutra, sirup blue curacao dan whipping cream.

12. Saung Grenvil Kompleks Grenvil Blok AV-12A, Jakarta Barat

Kedai ini menawarkan 200 macam menu masakan dari empat jenis makhluk laut, yaitu varian dari udang, kepiting, ikan dan kerang. Sebagai makanan pembuka, ada kerang rebus atau udang api-api rebus, udang berukuran sedang ini tampak bersemu merah dan disajikan dalam piring kecil beralaskan daun pisang. Sambal untuk menemani makanan pembuka ini ada dua macam, yang satu berupa sambal cocol biasa, yang lainnya campuran cabai, nanas dan gerusan kacang yang merupakan sambal khas pantai timur Sumatra. Menu yang paling banyak dicari adalah kepiting lada hitam dan saus padang, karena rasanya pedas, juga menu udang goreng mentega, rasa udangnya gurih bercampur manis karena waktu dimasak ditambahkan madu. Untuk minuman penggelontor makanan tersebut, tersedia es markisa atau es terong belanda.

13. Soto Bu Tjondro Jl Pondok Cabe Raya 50B, Tangerang

Penggemar soto merupakan komunitas yang memiliki banyak pilihan. Maklum,banyak citarasa soto khas dari beberapa daerah. Soto bening ala Yogyakarta sudah pasti berbeda dengan soto betawi yang sarat santan. Soto Kudus berisi irisan ayamlain rasanya dengan coto Makassar. Soto khas Solo biasanya berupa soto daging sapi. Tapi, di kedai Soto Bu Tjondro, akan kita dapatkan soto Kudus yang diracik orang Solo. Sesuai dengan nama kedainya, menu soto tentu saja menjadi hot item. Soto bikinan buTjondro yang asli Solo ini merupakan jenis soto Kudus, sotonya hadir dalam mangkuk yang cukup besar. Isinya padat, ada soun, suwiran ayam yang royal,toge pendek serta kuah bening. Itu adalah soto versi biasa, soto spesialnya dibedakan dengan mengimbuhi kentang tipis yang digoreng garing serta sebutir telur pindang. Telur pindang bikinan Bu Tjondro sedikit berbeda dengan telur pindang lain, telurnya sangat tanak dengan warna cokelat menyelimuti, serta kuning telur yang berwarna tua.Rasanya manis, sebenarnya telur tersebut adalah telur gudeg. Aksesori makan soto juga tersedia, seperti tempe dan tahu bacem, sate ati ampela, sate kerang, sate telur puyuh, sate babat, serta sate limpa, juga berbagai macam kerupuk, seperti rambak dan karak.

14. Warung Daun Jl Wolter Monginsidi No. 41, Jakarta

Warung Daun menyodorkan pilhan beragam menu masakan Sunda. Menu andalan adalah olahan gurame, sambal ngebul dan nasi liwet. Yang unik, lalapan di sini merupakan sayur organik dan masakan dibikin tanpa vitsin. Nasi liwet disajikan di dalam kastrol atau ketel, khas cianjuran, dalam keadaan mengepul seperti baru diangkat dari kompor. Saat penutup kastrol dibuka, tampak teri masak yang ditaruh di atas potongan daun pisang. Sebagai lauknya, bisa memesan olahan gurame, ada beberapa pilhan, dari gurame goreng sampai gurame tumis pete,namun andalannya adalah gurame saus mangga. Sedangkan untuk lalapan, dipakaibahan baku sayur organik, penampilan lalapan organik tidak berbeda dengan lalapan biasa, hanya rasanya yang berbeda. Kemangi organik rasanya lebih pedas dari yang biasa, timunnya juga lebih segar dan lebih banyak mengandung air. Jangan lupa mencocol sambalnya yang istimewa, sambal khas Warung Daun. Sambal ini diantarkan dalam cobek tanah liat yang ditutup, tutup cobek akan dibuka di depan pemesan, lantas, asap dengan aroma terasi yang kuat mengepul dengan bebasnya. Tak heran, kalau sambal yang berhias daun kemangi serta irisan daun bawang ini disebut sambal ngebul.

15. Sandwich Bakar Jl Pesanggrahan Raya No. 168, Jakarta Barat

Sandwich selalu banyak penggemarnya. Barangkali lantaran praktis dan gampangdibawa. Bagi penggemar sandwich, bisa mencoba sandwich bakar. Bentuknya, seperti lazimnya sandwich, ada roti, ada sayur, ada daging atau ikan atau ayam, keju plus mayonnaise, tapi sisi-sisi luar roti itu gosong kecoklatan bekas dipanggang. Alhasil, jadilah hidangan yang kompromis antara selera Indonesia dengan gaya barat. Varian menu sandwich bakar yang banyak dipesan adalah chicken lada hitam dan beef lada hitam. Pengantar makan sandwich di sini bukan soft drink, juice atau lemon tea, tapi adalah wedang ronde atau wedang sekoteng.